Pertanyaan klasik setiap pemilik bisnis: lebih baik hire satu orang IT full-time, atau pakai jasa IT support outsource? Jawabannya tidak sesederhana "outsource lebih murah" — ada banyak faktor yang perlu dihitung.
Simulasi Biaya: 1 Orang IT Staff Full-Time
Mari kita hitung biaya riil merekrut satu IT support staff di area Cikarang-Bekasi:
Gaji dan Tunjangan (per bulan)
- Gaji pokok IT Support (1-3 tahun pengalaman): Rp 5.000.000 – 7.000.000
- BPJS Kesehatan (4% + 1%): ~Rp 250.000 – 350.000
- BPJS Ketenagakerjaan (JKK, JKM, JHT, JP): ~Rp 400.000 – 550.000
- THR (1 bulan gaji per tahun, dihitung per bulan): ~Rp 416.000 – 583.000
Hidden Costs (sering terlupakan)
- Biaya rekrutmen (job posting, interview): Rp 500.000 – 1.500.000 (sekali)
- Laptop/PC kerja: Rp 8.000.000 – 15.000.000 (sekali, depresiasi 3 tahun)
- Software license (Windows, Office, tools): Rp 200.000 – 500.000/bulan
- Biaya training & sertifikasi: Rp 2.000.000 – 5.000.000/tahun
- Cuti, sakit, turnover, rekrut ulang: tidak terprediksi
(Belum termasuk risiko: resign tiba-tiba, skill mismatch, atau malah nganggur saat tidak ada masalah)
Simulasi Biaya: Outsource IT Support (Paket Mingguan)
Dengan jasa IT maintenance profesional:
Paket Mingguan (4x kunjungan + remote support unlimited)
- Biaya bulanan: Rp 2.500.000
- Mencakup: 4x onsite visit, remote support, monitoring, laporan
- Website maintenance (opsional): Rp 350.000 – 750.000
Keuntungan Tambahan
- ✅ Tim, bukan satu orang: Jika teknisi sakit, ada backup
- ✅ Skill beragam: Jaringan, hardware, software, security — semua tercakup
- ✅ Tidak ada biaya rekrutmen dan training
- ✅ Biaya tetap dan terprediksi
- ✅ Termasuk tools monitoring profesional
Hemat 55-67% dibanding hire IT internal!
Kapan Sebaiknya Hire IT Internal?
Outsource IT tidak selalu jawaban terbaik. Ada situasi di mana Anda butuh IT internal:
- Perusahaan >100 karyawan dengan sistem IT yang sangat kompleks
- Industri dengan keamanan tinggi (fintech, data center) yang butuh response instant 24/7
- IT adalah core business Anda — perusahaan software house misalnya
- Sistem internal yang highly customized — tidak mungkin orang luar paham dalam waktu singkat
Rekomendasi untuk UKM & Pabrik Menengah
Untuk perusahaan dengan 10-80 karyawan di kawasan industri Cikarang, skenario terbaik biasanya hybrid:
- Outsource IT maintenance untuk operasional harian
- Punya 1 orang internal yang jadi PIC (tidak harus full IT, bisa admin/finance yang tech-savvy)
- Untuk project besar (setup server, migrasi sistem), gunakan vendor IT dengan spesialisasi
Dengan model ini, Anda dapat biaya rendah + kontrol penuh — tanpa bergantung pada satu orang kunci.